Close Menu
Naradata
    Berita Terkini

    IRAN BANTAH SERANG KILANG MINYAK SAUDI ARAMCO

    04 Maret 2026

    HARGA MINYA MENTAH NAIK 4,7 PERSEN, IMBAS PERANG, REKOR TERTINGGI SEJAK JANUARI 2025

    04 Maret 2026

    PRESIDEN PRABOWO GELAR SILATURAHMI DENGAN MANTAN PRESIDEN,WAPRES DAN KETUM PARPOL

    04 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • IRAN BANTAH SERANG KILANG MINYAK SAUDI ARAMCO
    • HARGA MINYA MENTAH NAIK 4,7 PERSEN, IMBAS PERANG, REKOR TERTINGGI SEJAK JANUARI 2025
    • PRESIDEN PRABOWO GELAR SILATURAHMI DENGAN MANTAN PRESIDEN,WAPRES DAN KETUM PARPOL
    • HASHIM UNGKAP PRABOWO MARAH USAI IHSG RONTOK 8%, BEI BERI TANGGAPAN
    • JOKOWI KEMBALI DI PERIKSA SOAL IJAZAH PALSU
    • TRUMP MINTA PENTAGON BELI LISTRIK DARI PLTU UNTUK DORONG INDUSTRI BATU BARA
    • PESAWAT SMART AIR DITEMBAKI OTK SAAT LANDING DI BANDARA KOROWAY BATU
    • PRABOWO MINTA PARA NAGA CIPTAKAN LAPANGAN KERJA UNTUK BANGSA
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Naradata
    • Berita
      • Indonesia
      • Internasional
    • Politik
      • Politik Nasional
      • Politik Internasional
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Entertainment
      • Musik
    • Sports
      • Sepakbola
      • Olahraga Lainnya
    • Lifestyle
    • More
      • Travel
      • Pendidikan
      • Makanan
      • Hukum
      • Sejarah
      • Kesehatan
    Naradata
    Home » Blog » KPK BERGERAK GELEDAH KANTOR DIRJEN PAJAK
    Hukum

    KPK BERGERAK GELEDAH KANTOR DIRJEN PAJAK

    NaradataBy Naradata14 Januari 2026Tidak ada komentarMenit Baca
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KPK menggeledah kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak. Penggeledahan masih bagian dari upaya penyidikan kasus dugaan suap pengurangan pajak di KPP Madya Jakarta Utara.

    “Konfirm, hari ini penyidik melanjutkan penggeledahan di kantor pusat Ditjen Pajak,” kata juru bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/1).

    “Penggeledahan tentunya untuk mencari bukti-bukti tambahan yang dibutuhkan dalam penyidikan perkara ini,” sambungnya.

    Belum ada keterangan dari DJP mengenai penggeledahan tersebut.

    Dalam penyidikan kasus ini, KPK sudah menggeledah KPP Madya Jakarta Utara pada Senin malam (12/1). Sejumlah barang bukti disita dari penggeledahan tersebut, mulai dari rekaman CCTV hingga uang.

    Kasus ini terkait dugaan suap pengurangan nilai pajak yang diduga melibatkan sejumlah pejabat KPP Madya Jakarta Utara. Sejumlah tersangka sudah dijerat penyidik KPK.

    KPK menyebut kasus ini bermula saat PT Wanatiara Persada melaporkan Pajak Bumi Bangunan (PBB) periode 2023 pada bulan September 2025 kepada KPP Madya Jakut. Setelah laporan tersebut diterima, petugas KPP Madya Jakut yang melakukan pemeriksaan, menemukan adanya potensi kurang bayar sekitar Rp 75 miliar.

    Atas hasil pemeriksaan awal tersebut, PT Wanatiara Persada kemudian mengajukan beberapa kali sanggahan. Dalam prosesnya, Agus Syaifudin selaku Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi KPP Madya Jakarta Utara diduga meminta PT Wanatiara Persada melakukan pembayaran pajak ‘all in’ sebesar Rp23 miliar.

    Maksud dari ‘All in’ tersebut adalah bahwa dari angka Rp 23 miliar, akan dibagi sebesar Rp 8 miliar untuk fee Agus Syaifudin serta dibagikan kepada para pihak di lingkungan Ditjen Pajak.

    PT Wanatiara Persada merasa keberatan dengan permintaan itu dan hanya menyanggupi pembayaran fee sebesar Rp 4 miliar.

    Pada Desember 2025, setelah terjadi kesepakatan, tim pemeriksa akhirnya menerbitkan Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan (SPHP) dengan nilai pembayaran pajak bagi PT Wanatiara Persada senilai Rp 15,7 miliar.

    Nilai tersebut turun sekitar Rp 59,3 miliar atau sebesar 80% dari nilai awal yang ditetapkan. KPK menilai hal tersebut menyebabkan pendapatan negara menjadi berkurang signifikan.

    Untuk memenuhi permintaan fee untuk Agus Syaifudin, PT Wanatiara Persada melakukan pencairan dana dengan skema kontrak fiktif jasa konsultasi keuangan. Skema tersebut menggunakan perusahaan PT Niogayo Bisnis Konsultan yang dimiliki oleh Abdul Kadim Sahbudin selaku konsultan pajak.

    Masih pada Desember 2025, PT Niogayo Bisnis Konsultan mencairkan dana komitmen fee sebesar Rp 4 miliar yang kemudian ditukarkan ke dalam mata uang Dolar Singapura.

    Dana tersebut selanjutnya diserahkan secara tunai oleh Abdul Kadim Sahbudin kepada Agus Syaifudin dan Askob selaku Tim Penilai KPP Madya Jakarta Utara di sejumlah lokasi di Jabodetabek.

    Pada Januari 2026, Agus Syaifudin dan Askob mendistribusikan uang yang diterima tersebut kepada sejumlah pegawai di lingkungan Ditjen Pajak dan pihak-pihak lainnya. Ketika transaksi itu, KPK kemudian melakukan penangkapan.

    Total ada lima tersangka yang kemudian dijerat KPK, yakni:

    Penerima Suap

    • Dwi Budi selaku Kepala KPP Madya Jakarta Utara
    • Agus Syaifudin selaku Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi (Waskon) KPP Madya Jakarta Utara
    • Askob Bahtiar selaku Tim Penilai di KPP Madya Jakarta Utara

    Pemberi Suap

    • Abdul Kadim Sahbudin selaku Konsultan Pajak
    • Edy Yulianto selaku Staf PT Wanatiara Persada

    KPK belum menjelaskan detail soal nilai uang suap serta jatah yang diduga diterima para pegawai Pajak tersebut. Para tersangka maupun PT Wanatiara Persada pun belum berkomentar mengenai kasus ini.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Naradata

    Related Posts

    PRESIDEN PRABOWO GELAR SILATURAHMI DENGAN MANTAN PRESIDEN,WAPRES DAN KETUM PARPOL

    04 Maret 2026

    JOKOWI KEMBALI DI PERIKSA SOAL IJAZAH PALSU

    12 Februari 2026

    PESAWAT SMART AIR DITEMBAKI OTK SAAT LANDING DI BANDARA KOROWAY BATU

    11 Februari 2026
    Tinggalkan Komentar Cancel Reply

    Berita Top

    KATA MENAG: KALAU CARI UANG JANGAN JADI GURU, JADI PEDAGANG

    03 September 202531 Views

    BREAKING NEWS! HASIL RAPAT SYURIAH MEMINTA KETUM PB NU MUNDUR TERATUR

    24 November 202513 Views

    WASPADA MODUS BARU TERORISME: DOKTRIN ANAK MUDA LEWAT GAME ONLINE

    21 November 202512 Views

    PRABOWO TURUN TANGAN SELESAIKAN MASALAH 2 GURU YANG DIPECAT DAN DIHUKUM KARENA BANTU HONORER YANG TAK DIGAJI

    13 November 202510 Views
    Jangan Lewatkan
    Internasional

    IRAN BANTAH SERANG KILANG MINYAK SAUDI ARAMCO

    By Naradata04 Maret 20260

    Pemerintah Iran membantah terlibat dalam serangan terhadap kilang minyak bumi milik Saudi Aramco di Arab…

    HARGA MINYA MENTAH NAIK 4,7 PERSEN, IMBAS PERANG, REKOR TERTINGGI SEJAK JANUARI 2025

    04 Maret 2026

    PRESIDEN PRABOWO GELAR SILATURAHMI DENGAN MANTAN PRESIDEN,WAPRES DAN KETUM PARPOL

    04 Maret 2026

    HASHIM UNGKAP PRABOWO MARAH USAI IHSG RONTOK 8%, BEI BERI TANGGAPAN

    12 Februari 2026
    Ikuti Kami Terus
    • Facebook
    • Twitter
    • WhatsApp
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    NARADATA adalah perusahaan penyedia platform, layanan big data, riset dan pengolahan data yang berpengalaman dibidang publikasi, produksi content digital dan strategi komunikasi.

    Facebook X (Twitter)
    Pilihan Kami

    IRAN BANTAH SERANG KILANG MINYAK SAUDI ARAMCO

    04 Maret 2026

    HARGA MINYA MENTAH NAIK 4,7 PERSEN, IMBAS PERANG, REKOR TERTINGGI SEJAK JANUARI 2025

    04 Maret 2026

    PRESIDEN PRABOWO GELAR SILATURAHMI DENGAN MANTAN PRESIDEN,WAPRES DAN KETUM PARPOL

    04 Maret 2026
    Berita Populer

    KATA MENAG: KALAU CARI UANG JANGAN JADI GURU, JADI PEDAGANG

    03 September 202531 Views

    BREAKING NEWS! HASIL RAPAT SYURIAH MEMINTA KETUM PB NU MUNDUR TERATUR

    24 November 202513 Views

    WASPADA MODUS BARU TERORISME: DOKTRIN ANAK MUDA LEWAT GAME ONLINE

    21 November 202512 Views
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Home
    © 2026 naradata

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.