Sejumalah Massa Aksi dari mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) dan mahasiswa Universitas Islam Negeri Jakarta mulai berdatangan ke depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Selasa (9/9) siang.
Sebelum menuju DPR, massa lebih dulu berkumpul di depan Gedung TVRI di Jalan Gerbang Pemuda. Mereka berkumpul usai turun dari bus-bus. Massa lalu long march menuju depan gedung DPR.
Selain Mahasiswa UI, Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung juga sudah mulai berdatangan ke depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Jumat (5/9) siang. Mereka menggelar aksi bertajuk “Piknik Nasional Rakyat: Deadline Day Tuntutan 17+8!” Kondisi arus kendaraan sempat tersendat imbas rombongan mahasiswa yang memasuki area sekitar gedung dewan.
Aksi ini merupakan kelanjutan dari seruan tuntutan 17+8. Massa menuntut agar tuntutan itu diselesaikan dan di respons secara serius oleh dewan perwakilan rakyat.
Lalu lintas di depan Gedung DPR RI masih dibuka untuk kendaraan, meski hanya tersisa satu ruas jalan. Kawasan itu baru saja diguyur hujan.
Kondisi arus kendaraan terpantau kondusif, meski sempat sedikit tersendat akibat rombongan mahasiswa yang memasuki area sekitar gedung dewan.
Aksi ini merupakan kelanjutan dari rangkaian aksi kemarin. Dalam seruan bertajuk “Seruan Aksi Damai Nasional”, massa menegaskan bahwa hari ini menjadi waktu tenggat bagi pemerintah dan DPR untuk merespons tuntutan yang mereka sebut sebagai “17+8 Tuntutan Rakyat”.
“Waktu tenggat 17+8 Tuntutan Rakyat telah tiba! Saatnya kita kembali bersua dan menagih penyelesaian setiap poin tuntutan kita kepada mereka. Mengundang seluruh warga sipil! Yuk datang dan ramaikan untuk bersuara bersama,” demikian bunyi seruan aksi yang disebarkan.
Aksi diperkirakan akan berlangsung pada pukul 13.00–16.30 WIB dengan titik utama di depan Gedung DPR RI. Senayan
