Close Menu
Naradata
    Berita Terkini

    PANGLIMA MILITER IRAN TEGASKAN SIAP PERANG DENGAN AMERIKA

    14 Januari 2026

    EFEK GEJOLAK GLOBAL RUPIAH TERTEKAN, BANK INDONESIA PERKUAT STABILISASI

    14 Januari 2026

    KPK BERGERAK GELEDAH KANTOR DIRJEN PAJAK

    14 Januari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • PANGLIMA MILITER IRAN TEGASKAN SIAP PERANG DENGAN AMERIKA
    • EFEK GEJOLAK GLOBAL RUPIAH TERTEKAN, BANK INDONESIA PERKUAT STABILISASI
    • KPK BERGERAK GELEDAH KANTOR DIRJEN PAJAK
    • TRUMP ANCAM PIDANA KETUA THE FED JEROME POWELL, HARGA EMAS DUNIA LANGSUNG MELONJAK
    • BERULAH LAGI, TRUMP ANCAM SANKSI TARIF SEBESAR 25 PERSEN KE NEGARA MITRA BISNIS IRAN
    • PRESIDEN TARGETKAN 2029 KEMISKINAN EKSTREM DI RI HILANG
    • JELANG RAKERNAS PDIP, SEKJEN HASTO SAMPAIKAN PDIP OPOSISI!
    • AKHIRI DRAMA, AKHIRYA KPK TETAPKAN EKS MENAG GUS YAQUT SEBAGAI TERSANGKA
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Naradata
    • Berita
      • Indonesia
      • Internasional
    • Politik
      • Politik Nasional
      • Politik Internasional
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Entertainment
      • Musik
    • Sports
      • Sepakbola
      • Olahraga Lainnya
    • Lifestyle
    • More
      • Travel
      • Pendidikan
      • Makanan
      • Hukum
      • Sejarah
      • Kesehatan
    Naradata
    Home » Blog » PEMERINTAH TARGETKAN RENOVASI INFRASTRUKTUR AKIBAT BENCANA SUMATERA KELAR AKHIR 2025
    Indonesia

    PEMERINTAH TARGETKAN RENOVASI INFRASTRUKTUR AKIBAT BENCANA SUMATERA KELAR AKHIR 2025

    NaradataBy Naradata19 Desember 2025Tidak ada komentarMenit Baca
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menargetkan perbaikan infrastruktur jalan nasional, jalan daerah, hingga jembatan di wilayah terdampak bencana sumatera rampung akhir Desember 2025.

    Dody mengatakan peninjauan awal menunjukkan ada sekitar 80 ruas jalan nasional yang terdampak di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Dari jumlah tersebut, sekitar 81 persen sudah berfungsi kembali.

    Dody memaparkan di Aceh, dari 38 ruas jalan nasional yang terdampak, 26 ruas telah fungsional, sementara 12 ruas lainnya masih dalam proses pengerjaan bersama TNI dan warga. Di Sumut, terdapat 12 ruas jalan nasional terdampak, dengan 10 ruas sudah fungsional dan 2 ruas masih dalam tahap penanganan.

    Sementara di Sumbar, dari 30 ruas jalan, 29 ruas telah fungsional, dan satu ruas lainnya juga telah kembali berfungsi. Untuk jembatan nasional, tercatat ada 33 jembatan, yang seluruhnya sudah dapat difungsikan.

    “Targetnya, semua selesai pada akhir Desember 2025, Insyaallah kita bisa menyelesaikan seluruh kebutuhan jalan nasional dan jembatan nasional,” kata Dody dalam Konferensi Pers Perkembangan Penanggulangan Bencana Sumatera di Posko Terpadu Lanud Halim Perdana Kusuma, Jumat (19/12).

    Foto udara kendaraan melewati Jembatan Bailey Awe Geutah yang baru selesai dibangun setelah sebelumnya putus akibat bencana banjir bandang di Bireuen, Aceh, Kamis (18/12/2025). Foto: Irwansyah Putra/ANTARA FOTO

    Meski begitu, Dody mengungkapkan masih terdapat sekitar 19 jembatan yang membutuhkan pekerjaan lanjutan dan sekitar 15 jembatan akan ditangani bersama TNI dan Polri karena memerlukan dukungan tambahan.

    Sementara itu, untuk jalan daerah, terdapat sekitar 123 ruas yang terdampak, terdiri dari 20 ruas di Aceh, 22 ruas di Sumut, dan 81 ruas di Sumbar.

    “Sementara waktu, karena fokus kami adalah memastikan seluruh kabupaten terdampak tidak terisolasi, maka penanganan masih diprioritaskan pada jalan nasional. Jalan daerah sudah kami kerjakan, tetapi belum semasif pekerjaan di jalan nasional,” tutur Dody.

    Sementara itu, jembatan milik daerah yang terdampak berjumlah 95 unit, dengan rincian 42 jembatan di Aceh dan 47 jembatan di Sumbar. Hingga kini, Dody menyatakan baru empat jembatan di Sumbar yang telah berfungsi kembali.

    “Sementara yang lainnya masih kita kerjakan bersama-sama dengan TNI dan Polri, karena akan membutuhkan jembatan Bailey dan Aramco. Total kebutuhan sekitar 69 unit Bailey dan Aramco untuk menyelesaikan 91 jembatan daerah di tiga provinsi tersebut,” jelas Dody.

    Dody menyatakan pihaknya telah menurunkan sekitar 1.330 personel di tiga provinsi dan jumlah tersebut masih dapat ditambah sesuai kebutuhan. Selain itu, terdapat sekitar 872 unit alat berat, seperti ekskavator dan wheel loader, serta sekitar 5.700 unit material, termasuk besi dan tekstil, yang telah disiapkan untuk mendukung proses pemulihan.

    Dody menuturkan pemerintah juga mengupayakan percepatan pemulihan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di daerah yang aksesnya sudah terbuka.

    “Misalnya di Aceh Tamiang, kami sudah mulai melakukan tender cepat dan penunjukan langsung untuk tiga SPAM yang akan kita operasionalkan. Harapannya, dalam tiga bulan ke depan, sistem penyediaan air minum di Kabupaten Aceh Tamiang bisa pulih kembali,” tutur Dody.

    Kementerian PU juga telah menurunkan sekitar 334 sarana dan prasarana bidang Cipta Karya, seperti hidran umum, toren, toilet portabel, serta mobil tangki, dan mobil vakum.

    “Saat ini, ada sekitar 230 perjalanan logistik yang masih dalam perjalanan, serta 19 unit IPAM mobil dan water tank yang dikirimkan dari Jakarta,” ungkap Dody.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Naradata

    Related Posts

    KPK BERGERAK GELEDAH KANTOR DIRJEN PAJAK

    14 Januari 2026

    PRESIDEN TARGETKAN 2029 KEMISKINAN EKSTREM DI RI HILANG

    13 Januari 2026

    AKHIRI DRAMA, AKHIRYA KPK TETAPKAN EKS MENAG GUS YAQUT SEBAGAI TERSANGKA

    09 Januari 2026
    Tinggalkan Komentar Cancel Reply

    Berita Top

    KATA MENAG: KALAU CARI UANG JANGAN JADI GURU, JADI PEDAGANG

    03 September 202529 Views

    BREAKING NEWS! HASIL RAPAT SYURIAH MEMINTA KETUM PB NU MUNDUR TERATUR

    24 November 202510 Views

    PRABOWO TURUN TANGAN SELESAIKAN MASALAH 2 GURU YANG DIPECAT DAN DIHUKUM KARENA BANTU HONORER YANG TAK DIGAJI

    13 November 202510 Views

    MENPERIN AKAN TEMUI PURBAYA, MINTA PEMINDAHAN JALUR MASUK BARANG IMPOR

    14 November 20259 Views
    Jangan Lewatkan
    Internasional

    PANGLIMA MILITER IRAN TEGASKAN SIAP PERANG DENGAN AMERIKA

    By Naradata14 Januari 20260

    Panglima Militer Iran Mayor Jenderal Amir Hatami menyatakan kesiapan mereka menghadapi jika terjadi perang. Amir…

    EFEK GEJOLAK GLOBAL RUPIAH TERTEKAN, BANK INDONESIA PERKUAT STABILISASI

    14 Januari 2026

    KPK BERGERAK GELEDAH KANTOR DIRJEN PAJAK

    14 Januari 2026

    TRUMP ANCAM PIDANA KETUA THE FED JEROME POWELL, HARGA EMAS DUNIA LANGSUNG MELONJAK

    13 Januari 2026
    Ikuti Kami Terus
    • Facebook
    • Twitter
    • WhatsApp
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    NARADATA adalah perusahaan penyedia platform, layanan big data, riset dan pengolahan data yang berpengalaman dibidang publikasi, produksi content digital dan strategi komunikasi.

    Facebook X (Twitter)
    Pilihan Kami

    PANGLIMA MILITER IRAN TEGASKAN SIAP PERANG DENGAN AMERIKA

    14 Januari 2026

    EFEK GEJOLAK GLOBAL RUPIAH TERTEKAN, BANK INDONESIA PERKUAT STABILISASI

    14 Januari 2026

    KPK BERGERAK GELEDAH KANTOR DIRJEN PAJAK

    14 Januari 2026
    Berita Populer

    KATA MENAG: KALAU CARI UANG JANGAN JADI GURU, JADI PEDAGANG

    03 September 202529 Views

    BREAKING NEWS! HASIL RAPAT SYURIAH MEMINTA KETUM PB NU MUNDUR TERATUR

    24 November 202510 Views

    PRABOWO TURUN TANGAN SELESAIKAN MASALAH 2 GURU YANG DIPECAT DAN DIHUKUM KARENA BANTU HONORER YANG TAK DIGAJI

    13 November 202510 Views
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Home
    © 2026 naradata

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.