Close Menu
Naradata
    Berita Terkini

    HASHIM UNGKAP PRABOWO MARAH USAI IHSG RONTOK 8%, BEI BERI TANGGAPAN

    12 Februari 2026

    JOKOWI KEMBALI DI PERIKSA SOAL IJAZAH PALSU

    12 Februari 2026

    TRUMP MINTA PENTAGON BELI LISTRIK DARI PLTU UNTUK DORONG INDUSTRI BATU BARA

    12 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • HASHIM UNGKAP PRABOWO MARAH USAI IHSG RONTOK 8%, BEI BERI TANGGAPAN
    • JOKOWI KEMBALI DI PERIKSA SOAL IJAZAH PALSU
    • TRUMP MINTA PENTAGON BELI LISTRIK DARI PLTU UNTUK DORONG INDUSTRI BATU BARA
    • PESAWAT SMART AIR DITEMBAKI OTK SAAT LANDING DI BANDARA KOROWAY BATU
    • PRABOWO MINTA PARA NAGA CIPTAKAN LAPANGAN KERJA UNTUK BANGSA
    • MENKES SAMPAIKAN PEMERINTAH AKAN HAPUS BIAYA TUNGGAKAN BPJS
    • MENDES UNGKAP KENDALA AKURASI DATA DESA, RESIDU PEMILIHAN KEPALA DESA MENJADI FAKTOR PENYEBAB
    • FUNDAMENTAL EKONOMI RI AMAN, OJK TAK KHAWATIR MOODY’S PANGKAS OUTLOOK 5 BANK RI
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Naradata
    • Berita
      • Indonesia
      • Internasional
    • Politik
      • Politik Nasional
      • Politik Internasional
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Entertainment
      • Musik
    • Sports
      • Sepakbola
      • Olahraga Lainnya
    • Lifestyle
    • More
      • Travel
      • Pendidikan
      • Makanan
      • Hukum
      • Sejarah
      • Kesehatan
    Naradata
    Home » Blog » EKONOM PREDIKSI BI BAKAL TURUNKAN LAGI SUKU BUNGA DI SEMESTER II 2025
    Bisnis

    EKONOM PREDIKSI BI BAKAL TURUNKAN LAGI SUKU BUNGA DI SEMESTER II 2025

    NaradataBy Naradata17 September 2025Tidak ada komentarMenit Baca
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Menjelang Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) September 2025, ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter kembali mencuat.

    Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, memprediksi BI akan menahan suku bunga acuan di level 5 persen setelah sebelumnya dua kali berturut-turut melakukan penurunan.

    “Di 5 persen (proyeksi), tapi view kita sih di akhir tahun memang akan ada sekali lagi penurunan suku bunga acuan,” ucapnya

    Menurutnya, alasan BI menahan suku bunga adalah karena kondisi inflasi yang masih terjaga. Ia menilai, tak ada risiko signifikan yang membuat inflasi bergerak di atas kisaran target BI.

    Faktor lain yang turut memengaruhi keputusan BI adalah arah kebijakan moneter global, khususnya langkah The Fed yang diperkirakan menurunkan suku bunga pada pekan ini.

    Ia menyebut, bahwa BI sebenarnya sudah lebih dulu mengambil langkah antisipatif dengan memangkas suku bunga acuan dua kali sebelumnya.

    “Nah kemudian setelah turun kan kemudian ada dolarnya melemah atau rupiahnya relatif menguat kembali. Nah di sana ketika kombinasi rupiah menguat dan juga inflasi yang relatif masih berada dalam target range-nya BI, ya memang kemudian suku bunga bisa diturunkan kembali begitu,” pungkasnya.

    Asmo mengatakan, pertimbangan lain bagi BI untuk menahan suku bunga ialah kebutuhan menjaga momentum pemulihan ekonomi dalam negeri.

    Terkait kebijakan fiskal, dirinya menilai proyeksi BI menahan suku bunga tetap sejalan dengan langkah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi yang menggelontorkan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp 200 triliun ke bank Himbara.

    “Terus kemarin juga sudah melakukan burden sharing ya, mensupport dengan bagi beban untuk suku bunga ya, SBN yang ditanggung dari pembelian yang BI lakukan ke pemerintah. Jadi sebenarnya udah ada ekspansi moneternya, dua-duanya sebenarnya masih inline melakukan dua kebijakan yang ekspansi gitu,” paparnya.

    Lebih lanjut, Asmo berpendapat keberhasilan mendorong pertumbuhan ekonomi di semester II 2025 sangat bergantung pada kecepatan realisasi belanja pemerintah.

    Ia menyebut, di luar dukungan likuiditas dari SAL, percepatan penyerapan anggaran negara menjadi faktor kritikal yang perlu diutamakan untuk menjaga daya dorong perekonomian hingga akhir tahun.

    Dia juga menilai program Paket Ekonomi 2025 yang baru diumumkan pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto bakal menjadi stimulus tambahan bagi perekonomian.

    “Iya program lanjutan itu adalah salah satu upaya, saya melihatnya dua poin. Dan juga kemudian by sektor. Jadi mendorong sektor-sektor yang memang lagi lesu untuk terus bertumbuh ya untuk rebound ya. Sementara sektor-sektor yang udah maju itu juga akan semakin tinggi,” ujarnya.

    Ia mencontohkan sektor transportasi, logistik, informasi dan komunikasi, makanan-minuman, hingga hotel dan restoran yang berpotensi semakin kuat dengan meningkatnya konsumsi. Kebijakan ekspansif juga bakal membantu menopang segmen menengah bawah serta memperkuat daya beli kelas menengah.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Naradata

    Related Posts

    HASHIM UNGKAP PRABOWO MARAH USAI IHSG RONTOK 8%, BEI BERI TANGGAPAN

    12 Februari 2026

    FUNDAMENTAL EKONOMI RI AMAN, OJK TAK KHAWATIR MOODY’S PANGKAS OUTLOOK 5 BANK RI

    10 Februari 2026

    KOMENTAR PENGAMAT USAI MOODY’S PANGKAS OUTLOOK PERINGKAT KREDIT RI JADI NEGATIF

    09 Februari 2026
    Tinggalkan Komentar Cancel Reply

    Berita Top

    KATA MENAG: KALAU CARI UANG JANGAN JADI GURU, JADI PEDAGANG

    03 September 202530 Views

    WASPADA MODUS BARU TERORISME: DOKTRIN ANAK MUDA LEWAT GAME ONLINE

    21 November 202512 Views

    BREAKING NEWS! HASIL RAPAT SYURIAH MEMINTA KETUM PB NU MUNDUR TERATUR

    24 November 202511 Views

    PRABOWO TURUN TANGAN SELESAIKAN MASALAH 2 GURU YANG DIPECAT DAN DIHUKUM KARENA BANTU HONORER YANG TAK DIGAJI

    13 November 202510 Views
    Jangan Lewatkan
    Bisnis

    HASHIM UNGKAP PRABOWO MARAH USAI IHSG RONTOK 8%, BEI BERI TANGGAPAN

    By Naradata12 Februari 20260

    Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo, mengungkap Presiden Prabowo Subianto marah setelah…

    JOKOWI KEMBALI DI PERIKSA SOAL IJAZAH PALSU

    12 Februari 2026

    TRUMP MINTA PENTAGON BELI LISTRIK DARI PLTU UNTUK DORONG INDUSTRI BATU BARA

    12 Februari 2026

    PESAWAT SMART AIR DITEMBAKI OTK SAAT LANDING DI BANDARA KOROWAY BATU

    11 Februari 2026
    Ikuti Kami Terus
    • Facebook
    • Twitter
    • WhatsApp
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    NARADATA adalah perusahaan penyedia platform, layanan big data, riset dan pengolahan data yang berpengalaman dibidang publikasi, produksi content digital dan strategi komunikasi.

    Facebook X (Twitter)
    Pilihan Kami

    HASHIM UNGKAP PRABOWO MARAH USAI IHSG RONTOK 8%, BEI BERI TANGGAPAN

    12 Februari 2026

    JOKOWI KEMBALI DI PERIKSA SOAL IJAZAH PALSU

    12 Februari 2026

    TRUMP MINTA PENTAGON BELI LISTRIK DARI PLTU UNTUK DORONG INDUSTRI BATU BARA

    12 Februari 2026
    Berita Populer

    KATA MENAG: KALAU CARI UANG JANGAN JADI GURU, JADI PEDAGANG

    03 September 202530 Views

    WASPADA MODUS BARU TERORISME: DOKTRIN ANAK MUDA LEWAT GAME ONLINE

    21 November 202512 Views

    BREAKING NEWS! HASIL RAPAT SYURIAH MEMINTA KETUM PB NU MUNDUR TERATUR

    24 November 202511 Views
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Home
    © 2026 naradata

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.