Close Menu
Naradata
    Berita Terkini

    BANK DUNIA PROYEKSIKAN EKONOMI RI DI ANGKA 4,7% DI 2026

    09 April 2026

    ISRAEL GEMPUR LEBANON SAAT AS-IRAN GENCATAN SENJATA, IRAN PERTANYAKAN KOMITMEN AS?

    09 April 2026

    DIMEDIASI PAKISTAN, AS DAN IRAN SEPAKAT GENCATAN SENJATA SELAMA 2 PEKAN

    09 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • BANK DUNIA PROYEKSIKAN EKONOMI RI DI ANGKA 4,7% DI 2026
    • ISRAEL GEMPUR LEBANON SAAT AS-IRAN GENCATAN SENJATA, IRAN PERTANYAKAN KOMITMEN AS?
    • DIMEDIASI PAKISTAN, AS DAN IRAN SEPAKAT GENCATAN SENJATA SELAMA 2 PEKAN
    • BGN STOP SEMENTARA OPERASIONAL 1.512 SPPG DI PULAU JAWA
    • SEMINGGU DUA KALI OTT, KPK TEGASKAN TAK ADA PENARGETAN
    • BOS PEMUDA PANCASILA DIPERIKSA KPK
    • INDONESIA HARAP IRAN, ISRAEL DAN AS PATUHI HUKUM INTERNASIONAL, MINTA AS DAN ISRAEL HENTIKAN SERANGAN KE IRAN
    • RUPIAH MELEMAH TEMBUS RP 17.000, SITUASI GLOBAL DAN LONJAKAN HARGA MINYAK PICU GEJOLAK
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Naradata
    • Berita
      • Indonesia
      • Internasional
    • Politik
      • Politik Nasional
      • Politik Internasional
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Entertainment
      • Musik
    • Sports
      • Sepakbola
      • Olahraga Lainnya
    • Lifestyle
    • More
      • Travel
      • Pendidikan
      • Makanan
      • Hukum
      • Sejarah
      • Kesehatan
    Naradata
    Home » Blog » KETEGANGAN ISRAEL DAN QATAR BISA PICU INVESTOR BERALIH INVESTASI KE EMAS
    Bisnis

    KETEGANGAN ISRAEL DAN QATAR BISA PICU INVESTOR BERALIH INVESTASI KE EMAS

    NaradataBy Naradata10 September 2025Tidak ada komentarMenit Baca
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Akhir akhir ini dunia di hebohkan oleh Serangan yang dilakukan Israel ke Qatar yang membuat ketegangan di kawasan Timur Tengah kian meningkat. Salah satu dampak dari ketegangan yaitu terjadinya pergeseran portofolio asset investasi

    Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira menyampaikan dengan adanya situasi saat ini, investor akan memilih instrumen investasi yang lebih aman seperti emas.

    Dengan begitu, jika eskalasi meningkat, akan ada pergeseran portfolio investasi baik dari pasar saham atau surat utang negara menjadi emas.

    “Sehingga banyak yang melihat pergeseran dari portfolio risiko di pasar saham, surat utang itu ke emas. Nah bagi Indonesia karena Indonesia adalah negara berkembang, maka portfolio di surat utang Indonesia ini bisa saja terganggu ke depannya karena investor akan lebih berhati-hati masuk ke instrumen surat utang negara berkembang.” kata Bhima

    Sedangkan terkait nilai tukar rupiah, Bhima menilai situasi di timur tengah harus diwaspadai seiring adanya sentimen dari dalam negeri yang juga bisa mempengaruhi nilai tukar rupiah.

    “Kalau Indonesia bisa menarik lebih banyak investasi untuk masuk terutama investasi langsung, FDI. Bukan hanya sekedar investasi portfolio gitu dari gejolak timur tengah yang terus berlanjut ini,” ujarnya.

    Meski demikian, terkait harga minyak, Bhima menyampaikan kenaikan harga minyak yang akan terjadi masih moderat karena kondisi stok minyak dunia saat ini sedang mengalami suplai yang berlebih.

    “Permintaan terutama dari China, Eropa, Amerika itu jadi rendah sekarang. Jadi belum bisa memicu harga minyak mentah naik misalnya di atas 75 dolar per barel. Nah kecuali ada dampak signifikan atau eskalasi berlanjut sampai mengganggu jalur pelayaran minyak dan gas atau keterlibatan negara lain yang menjadi produsen utama minyak,” kata Bhima

    Sementara itu, ekonom Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan melihat potensi kenaikan harga minyak secara tajam masih bergantung pada tingkatan eskalasi yang akan datang.

    “Bila (eskalasi) meluas maka berpotensi membuat harga minyak kembali memanas. Bila harga minyak naik maka dapat berdampak pada inflasi, dampak ke indonesia sendiri adalah dampak dari kenaikan harga minyak tersebut,” kata Trioksa.

    Terkait harga emas yang juga sedang mengalami tren kenaikan, selain karena konflik di timur tengah, Trioksa juga melihat hal ini disebabkan oleh ekspektasi penurunan suku bunga oleh The Fed.

    “Penurunan bunga The Fed dan potensi memanasnya situasi timteng dapat membuat harga emas naik dan membuat rekor baru,” ujarnya.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Naradata

    Related Posts

    BGN STOP SEMENTARA OPERASIONAL 1.512 SPPG DI PULAU JAWA

    11 Maret 2026

    SELAT HORMUZ DITUTUP, HARGA PANGAN DUNIA TERANCAM NAIK

    06 Maret 2026

    2 KAPAL TANKER PERTAMINA TERJEBAK DI SELAT HORMUZ, BAHLIL AMBIL LANGKAH NEGOSIASI

    05 Maret 2026
    Tinggalkan Komentar Cancel Reply

    Berita Top

    KATA MENAG: KALAU CARI UANG JANGAN JADI GURU, JADI PEDAGANG

    03 September 202551 Views

    BAMBANG PACUL LENGSER DARI KETUA DPD PDIP JATENG

    22 Agustus 202518 Views

    BREAKING NEWS! HASIL RAPAT SYURIAH MEMINTA KETUM PB NU MUNDUR TERATUR

    24 November 202516 Views

    HARGA CABAI DI JAKARTA MASIH MAHAL, MENTAN BAKAL MINTA SUPLAI PASOKAN DARI ACEH

    13 November 202516 Views
    Jangan Lewatkan
    Indonesia

    BANK DUNIA PROYEKSIKAN EKONOMI RI DI ANGKA 4,7% DI 2026

    By Naradata09 April 20260

    Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di level 4,7 persen pada 2026. Angka ini…

    ISRAEL GEMPUR LEBANON SAAT AS-IRAN GENCATAN SENJATA, IRAN PERTANYAKAN KOMITMEN AS?

    09 April 2026

    DIMEDIASI PAKISTAN, AS DAN IRAN SEPAKAT GENCATAN SENJATA SELAMA 2 PEKAN

    09 April 2026

    BGN STOP SEMENTARA OPERASIONAL 1.512 SPPG DI PULAU JAWA

    11 Maret 2026
    Ikuti Kami Terus
    • Facebook
    • Twitter
    • WhatsApp
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    NARADATA adalah perusahaan penyedia platform, layanan big data, riset dan pengolahan data yang berpengalaman dibidang publikasi, produksi content digital dan strategi komunikasi.

    Facebook X (Twitter)
    Pilihan Kami

    BANK DUNIA PROYEKSIKAN EKONOMI RI DI ANGKA 4,7% DI 2026

    09 April 2026

    ISRAEL GEMPUR LEBANON SAAT AS-IRAN GENCATAN SENJATA, IRAN PERTANYAKAN KOMITMEN AS?

    09 April 2026

    DIMEDIASI PAKISTAN, AS DAN IRAN SEPAKAT GENCATAN SENJATA SELAMA 2 PEKAN

    09 April 2026
    Berita Populer

    KATA MENAG: KALAU CARI UANG JANGAN JADI GURU, JADI PEDAGANG

    03 September 202551 Views

    BAMBANG PACUL LENGSER DARI KETUA DPD PDIP JATENG

    22 Agustus 202518 Views

    BREAKING NEWS! HASIL RAPAT SYURIAH MEMINTA KETUM PB NU MUNDUR TERATUR

    24 November 202516 Views
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Home
    © 2026 naradata

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.