#Business

MELEBIHI TARGET, JUMLAH INVESTOR PASAR MODAL BERTAMBAH 2,7 JUTA

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat peningkatan jumlah investor pasar modal Indonesia sudah melampaui target. Sampai 7 Agustus 2025, jumlah investor sudah bertambah 2,7 juta.

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan jumlah perusahaan yang melantai di bursa saham atau initial public offering (IPO) sebanyak 66 di tahun 2025. Dengan target investor baru sebanyak 2 juta.

Total, per 7 Agustus 2025 jumlah investor sudah mencapai 17.570.281. Angka ini meningkat 18,15 persen jika dibandingkan angka investor pada akhir 2024 yang berada di 14.871.639. Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek dan Pemeriksaan Khusus OJK, I.B Aditya Jayaantara juga menuturkan angka tersebut masih terus dapat meningkat.

“Itu kalau meningkat sekitar 18,2 juta dan berdasarkan demografinya kebanyakan berasal dari usia di bawah 30 tahun,” kata Aditya dalam konferensi pers 48 tahun diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia di Main Hall BEI, Jakarta Selatan pada Senin (11/8).

Terkait demografi investor, saat ini investor pasar modal memang didominasi oleh generasi muda dengan usia di bawah 30 tahun. Untuk kelompok usia tersebut jumlahnya mencapai 54,25 persen dari total investor dengan nilai aset Rp 58,08 triliun.

Pada posisi kedua terkait demografi disusul oleh investor berusia 31-40 tahun dengan komposisi 24,81 persen dan nilai aset mencapai Rp 282,09 triliun. Selanjutnya, pada posisi ketiga terdapat kelompok investor yang berusia 41-50 tahun dengan komposisi 12,25 persen dan nilai aset Rp 219,03 triliun.

Terkait tren emiten IPO di tahun 2025, Aditya juga memaparkan sampai 8 Agustus sudah ada 14 emiten saham dan 2 emiten Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) dengan total nilai emisi mencapai Rp 8,49 triliun.

Sementara untuk rencana IPO, saat ini sudah ada 13 calon emiten di dalam pipeline yang memiliki potensi nilai efektif emisi mencapai Rp 16,65 triliun.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *