Close Menu
Naradata
    Berita Terkini

    BANK DUNIA PROYEKSIKAN EKONOMI RI DI ANGKA 4,7% DI 2026

    09 April 2026

    ISRAEL GEMPUR LEBANON SAAT AS-IRAN GENCATAN SENJATA, IRAN PERTANYAKAN KOMITMEN AS?

    09 April 2026

    DIMEDIASI PAKISTAN, AS DAN IRAN SEPAKAT GENCATAN SENJATA SELAMA 2 PEKAN

    09 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • BANK DUNIA PROYEKSIKAN EKONOMI RI DI ANGKA 4,7% DI 2026
    • ISRAEL GEMPUR LEBANON SAAT AS-IRAN GENCATAN SENJATA, IRAN PERTANYAKAN KOMITMEN AS?
    • DIMEDIASI PAKISTAN, AS DAN IRAN SEPAKAT GENCATAN SENJATA SELAMA 2 PEKAN
    • BGN STOP SEMENTARA OPERASIONAL 1.512 SPPG DI PULAU JAWA
    • SEMINGGU DUA KALI OTT, KPK TEGASKAN TAK ADA PENARGETAN
    • BOS PEMUDA PANCASILA DIPERIKSA KPK
    • INDONESIA HARAP IRAN, ISRAEL DAN AS PATUHI HUKUM INTERNASIONAL, MINTA AS DAN ISRAEL HENTIKAN SERANGAN KE IRAN
    • RUPIAH MELEMAH TEMBUS RP 17.000, SITUASI GLOBAL DAN LONJAKAN HARGA MINYAK PICU GEJOLAK
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Naradata
    • Berita
      • Indonesia
      • Internasional
    • Politik
      • Politik Nasional
      • Politik Internasional
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Entertainment
      • Musik
    • Sports
      • Sepakbola
      • Olahraga Lainnya
    • Lifestyle
    • More
      • Travel
      • Pendidikan
      • Makanan
      • Hukum
      • Sejarah
      • Kesehatan
    Naradata
    Home » Blog » PENYEBAB SISWA KERACUNAN, KEPALA BGN BUKA SUARA
    Kesehatan

    PENYEBAB SISWA KERACUNAN, KEPALA BGN BUKA SUARA

    NaradataBy Naradata30 Mei 2025Tidak ada komentarMenit Baca
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengungkap hasil lab menu Makan Bergizi Gratis yang diduga menyebabkan ratusan siswa keracunan di Kota Bogor, Jawa Barat. Menurutnya, penyebab keracunan MBG tersebut adalah adanya kontaminasi bakteri Salmonella dan E coli.

    “Kami sudah cek bahwa penyebabnya ini sudah keluar dari lab, bahwa ada istilahnya kontaminasi Salmonella dan E coli dari bakteri itu ada di air, ada di bahan baku, di telur dan juga ada di sayuran,” pungkasnya dalam konferensi pers, Rabu (14/5/2025).

    Dadan mengatakan, saat mengonsumsi makanan tersebut, para korban awalnya tidak curiga terhadap makanan MBG tersebut sehingga mengonsumsinya dengan lahap. Ia mengaku prihatin atas kejadian tersebut dan berharap agar SOP tetap dijalankan.

    “Jadi ini peringatan buat sesuatu yang harus kita perbaiki dan saya prihatin dengan kejadian ini karena Badan Gizi kan sudah menargetkan untuk nol kejadian,” katanya.

    Ia mengatakan kejadian keracunan makanan MBG di Bogor agak berbeda dengan di tempat lain. Sebab, menurutnya, biasanya di daerah lain reaksinya langsung setelah mengonsumsi makanan MBG tersebut, tetapi di Bogor baru bereaksi setelah beberapa hari.

    “Nah, ini yang di Bogor ini agak slow reaksi, reaksi lambat. Jadi makannya hari Selasa, reaksinya baru diketahui hari Rabu dan peningkatan yang mengeluhnya justru terjadi di hari Kamis dan Jumat. Jadi ini sesuatu yang sangat berbeda sehingga pada hari Rabu-Kamis itu satuan pelayanan masih tetap berjalan,” katanya.

    “Jadi saya minta laporan setiap saat, tapi kemudian Dinkes akhirnya turun tangan dan melihat bahwa jumlah yang mengeluh itu semakin hari semakin besar dan sehingga Dinas Kesehatan Kota Bogor menetapkan KLB,” ujarnya.

    Sebelumnya, korban kejadian luar biasa (KLB) keracunan massal akibat menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar), bertambah. Data terbaru mencatat jumlah korban yang merupakan siswa-siswi TK hingga SMA sebanyak 223 orang hingga hari ini.

    Data tersebut berdasarkan penyelidikan epidemiologi hingga Senin (12/5). Penyelidikan dilakukan terhadap 13 sekolah.

    Kemarin terdapat tambahan data siswa yang keracunan sebanyak 9 orang. Lima orang menjalani rawat inap dan empat orang lainnya menjalani rawat jalan.

    “Korban yang terdata hari ini sebanyak 9 orang, sehingga total korban menjadi 223 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, Selasa (13/5/2025).

    Dari data yang diperbarui kemarin, 27 korban selesai rawat inap. “Sehingga jumlah total yang masih berada di RS (rumah sakit) sebagai pasien rawat inap sebanyak 18 orang,” ungkap Sri Nowo.

    BGN MakanBergizi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Naradata

    Related Posts

    MENKES BERENCANA UBAH RUJUKAN BPJS KESEHATAN TAK LAGI BERJENJANG

    14 November 2025

    MENTERI KLH SAMPAIKAN  CESIUM-137 YANG DITEMUKAN DI CIKANDE LARUT AIR-BERPOTENSI AIRBORNE

    08 Oktober 2025

    GUBERNUR JATENG BLAK BLAKAN SEKITAR 2.700 PELAJAR KERACUNAN MBG

    07 Oktober 2025
    Tinggalkan Komentar Cancel Reply

    Berita Top

    KATA MENAG: KALAU CARI UANG JANGAN JADI GURU, JADI PEDAGANG

    03 September 202551 Views

    BAMBANG PACUL LENGSER DARI KETUA DPD PDIP JATENG

    22 Agustus 202518 Views

    BREAKING NEWS! HASIL RAPAT SYURIAH MEMINTA KETUM PB NU MUNDUR TERATUR

    24 November 202516 Views

    HARGA CABAI DI JAKARTA MASIH MAHAL, MENTAN BAKAL MINTA SUPLAI PASOKAN DARI ACEH

    13 November 202516 Views
    Jangan Lewatkan
    Indonesia

    BANK DUNIA PROYEKSIKAN EKONOMI RI DI ANGKA 4,7% DI 2026

    By Naradata09 April 20260

    Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di level 4,7 persen pada 2026. Angka ini…

    ISRAEL GEMPUR LEBANON SAAT AS-IRAN GENCATAN SENJATA, IRAN PERTANYAKAN KOMITMEN AS?

    09 April 2026

    DIMEDIASI PAKISTAN, AS DAN IRAN SEPAKAT GENCATAN SENJATA SELAMA 2 PEKAN

    09 April 2026

    BGN STOP SEMENTARA OPERASIONAL 1.512 SPPG DI PULAU JAWA

    11 Maret 2026
    Ikuti Kami Terus
    • Facebook
    • Twitter
    • WhatsApp
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    NARADATA adalah perusahaan penyedia platform, layanan big data, riset dan pengolahan data yang berpengalaman dibidang publikasi, produksi content digital dan strategi komunikasi.

    Facebook X (Twitter)
    Pilihan Kami

    BANK DUNIA PROYEKSIKAN EKONOMI RI DI ANGKA 4,7% DI 2026

    09 April 2026

    ISRAEL GEMPUR LEBANON SAAT AS-IRAN GENCATAN SENJATA, IRAN PERTANYAKAN KOMITMEN AS?

    09 April 2026

    DIMEDIASI PAKISTAN, AS DAN IRAN SEPAKAT GENCATAN SENJATA SELAMA 2 PEKAN

    09 April 2026
    Berita Populer

    KATA MENAG: KALAU CARI UANG JANGAN JADI GURU, JADI PEDAGANG

    03 September 202551 Views

    BAMBANG PACUL LENGSER DARI KETUA DPD PDIP JATENG

    22 Agustus 202518 Views

    BREAKING NEWS! HASIL RAPAT SYURIAH MEMINTA KETUM PB NU MUNDUR TERATUR

    24 November 202516 Views
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Home
    © 2026 naradata

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.