Close Menu
Naradata
    Berita Terkini

    RUPIAH ANJLOK KE RP 16.925 PER DOLAR AS, IMBAS ISU GREENLAND-DEFISIT APBN 2025

    19 Januari 2026

    AHY SAMPAIKAN PENYEBAB UTAMA PESAWAT ATR 42-500 JATUH MASIH DIINVESTIGASI

    19 Januari 2026

    TRUMP ANCAM KENAIKAN TARIF 10% BAGI NEGARA EROPA PENDUKUNG GREENLAND

    19 Januari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • RUPIAH ANJLOK KE RP 16.925 PER DOLAR AS, IMBAS ISU GREENLAND-DEFISIT APBN 2025
    • AHY SAMPAIKAN PENYEBAB UTAMA PESAWAT ATR 42-500 JATUH MASIH DIINVESTIGASI
    • TRUMP ANCAM KENAIKAN TARIF 10% BAGI NEGARA EROPA PENDUKUNG GREENLAND
    • PANGLIMA MILITER IRAN TEGASKAN SIAP PERANG DENGAN AMERIKA
    • EFEK GEJOLAK GLOBAL RUPIAH TERTEKAN, BANK INDONESIA PERKUAT STABILISASI
    • KPK BERGERAK GELEDAH KANTOR DIRJEN PAJAK
    • TRUMP ANCAM PIDANA KETUA THE FED JEROME POWELL, HARGA EMAS DUNIA LANGSUNG MELONJAK
    • BERULAH LAGI, TRUMP ANCAM SANKSI TARIF SEBESAR 25 PERSEN KE NEGARA MITRA BISNIS IRAN
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Naradata
    • Berita
      • Indonesia
      • Internasional
    • Politik
      • Politik Nasional
      • Politik Internasional
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Entertainment
      • Musik
    • Sports
      • Sepakbola
      • Olahraga Lainnya
    • Lifestyle
    • More
      • Travel
      • Pendidikan
      • Makanan
      • Hukum
      • Sejarah
      • Kesehatan
    Naradata
    Home » Blog » KEMENTERIAN LH AKAN PERIKSA DELAPAN PERUSAHAAN TERKAIT BENCANA DI SUMUT
    Hukum

    KEMENTERIAN LH AKAN PERIKSA DELAPAN PERUSAHAAN TERKAIT BENCANA DI SUMUT

    NaradataBy Naradata03 Desember 2025Tidak ada komentarMenit Baca
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kementerian Lingkungan Hidup (LH) akan menindaklanjuti temuan awal terkait Perusahaan yang diduga ikut berkontribusi terhadap bencana di Sumatera.

    Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono, menyebut ada delapan perusahaan yang akan dipanggil untuk diperiksa.

    Delapan perusahaan tersebut diketahui beroperasi di kawasan Batang Toru, Sumatera Utara.

    “Akan kita undang untuk melihat apakah perizinan lingkungannya sudah lengkap atau belum. Minggu depan [rencana pemanggilannya],” kata Diaz ditemui di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (3/12).

    Dia menjelaskan pemeriksaan akan dilakukan dari berbagai sisi, termasuk aspek alamiah, tata guna lahan, vegetasi, serta kepatuhan perizinan lingkungan, termasuk potensi pencemaran.

    “Jadi kita akan menganalisa dari semua sisi, baik dari sisi alami. Apakah mencemarkan atau tidak,” lanjutnya.

    Jika ditemukan pelanggaran, kasus akan diteruskan ke Direktorat Penegakan Hukum (Gakkum) KLHK. Namun Diaz belum dapat memastikan apakah penindakan nantinya bisa sampai pada pencabutan izin operasi.

    “Kita lihat pelanggarannya seperti apa. Nanti akan kita komunikasikan dengan Gakkum,” ujarnya.

    Dua orang anak bermain di dekat rumahnya yang rusak usai terdampak banjir bandang di Batang Toru, Sumatera Utara, Senin (1/12/2025). Foto: Binsar Bakkara/AP Photo

    Selain Sumatera Utara, KLHK juga melakukan penelusuran di Aceh dan Sumatera Barat.

    Untuk Aceh, Diaz menyebut sudah ditemukan sebagian kecil perusahaan kelapa sawit yang akan diperiksa lebih lanjut. Ia belum memberikan detail nama perusahaan.

    “Kalau di Aceh kita sudah telusuri, belum banyak, kelapa sawit sedikit-sedikit aja,” katanya.

    “Sumatera Barat lagi ditelusuri juga,” tambahnya.

    Sebelumnya, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla menanggapi banjir bandang dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Beredar foto gelondongan kayu di berbagai lokasi yang memicu dugaan kerusakan alam sebagai penyebab bencana.

    JK menilai penyebab bencana adalah kombinasi antara pembalakan liar dan pohon tua yang tumbang.

    “Dua-duanya benar. Ada pembalakan liar, tapi ada juga kayu-kayu tua, pohon tua yang ambruk,” kata JK saat menyerahkan bantuan untuk korban banjir Aceh–Sumbar dari PMI di Bandara Halim Perdanakusuma, Senin (1/12).

    Ia menyebut solusi jangka panjang adalah penghijauan, yang saat ini juga sedang digencarkan PMI. Namun untuk urusan penegakan hukum, JK menegaskan hal tersebut adalah kewenangan pemerintah dan kepolisian.

    “Itu urusan pemerintah dan polisi. PMI tidak punya aparat hukum. Kita hanya membantu masyarakat dalam kesulitan,” katanya.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Naradata

    Related Posts

    KPK BERGERAK GELEDAH KANTOR DIRJEN PAJAK

    14 Januari 2026

    SATGAS PKH TEMUKAN 12 PERUSAHAAN PENYEBAB BANJIR SUMATERA

    08 Januari 2026

    POLRESTA MALANG TETAPKAN YAI MIM TERSANGKA KASUS PORNOGRAFI

    07 Januari 2026
    Tinggalkan Komentar Cancel Reply

    Berita Top

    KATA MENAG: KALAU CARI UANG JANGAN JADI GURU, JADI PEDAGANG

    03 September 202529 Views

    BREAKING NEWS! HASIL RAPAT SYURIAH MEMINTA KETUM PB NU MUNDUR TERATUR

    24 November 202510 Views

    PRABOWO TURUN TANGAN SELESAIKAN MASALAH 2 GURU YANG DIPECAT DAN DIHUKUM KARENA BANTU HONORER YANG TAK DIGAJI

    13 November 202510 Views

    MENPERIN AKAN TEMUI PURBAYA, MINTA PEMINDAHAN JALUR MASUK BARANG IMPOR

    14 November 20259 Views
    Jangan Lewatkan
    Bisnis

    RUPIAH ANJLOK KE RP 16.925 PER DOLAR AS, IMBAS ISU GREENLAND-DEFISIT APBN 2025

    By Naradata19 Januari 20260

    Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada perdagangan hari ini dan kian mendekati level psikologis Rp…

    AHY SAMPAIKAN PENYEBAB UTAMA PESAWAT ATR 42-500 JATUH MASIH DIINVESTIGASI

    19 Januari 2026

    TRUMP ANCAM KENAIKAN TARIF 10% BAGI NEGARA EROPA PENDUKUNG GREENLAND

    19 Januari 2026

    PANGLIMA MILITER IRAN TEGASKAN SIAP PERANG DENGAN AMERIKA

    14 Januari 2026
    Ikuti Kami Terus
    • Facebook
    • Twitter
    • WhatsApp
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    NARADATA adalah perusahaan penyedia platform, layanan big data, riset dan pengolahan data yang berpengalaman dibidang publikasi, produksi content digital dan strategi komunikasi.

    Facebook X (Twitter)
    Pilihan Kami

    RUPIAH ANJLOK KE RP 16.925 PER DOLAR AS, IMBAS ISU GREENLAND-DEFISIT APBN 2025

    19 Januari 2026

    AHY SAMPAIKAN PENYEBAB UTAMA PESAWAT ATR 42-500 JATUH MASIH DIINVESTIGASI

    19 Januari 2026

    TRUMP ANCAM KENAIKAN TARIF 10% BAGI NEGARA EROPA PENDUKUNG GREENLAND

    19 Januari 2026
    Berita Populer

    KATA MENAG: KALAU CARI UANG JANGAN JADI GURU, JADI PEDAGANG

    03 September 202529 Views

    BREAKING NEWS! HASIL RAPAT SYURIAH MEMINTA KETUM PB NU MUNDUR TERATUR

    24 November 202510 Views

    PRABOWO TURUN TANGAN SELESAIKAN MASALAH 2 GURU YANG DIPECAT DAN DIHUKUM KARENA BANTU HONORER YANG TAK DIGAJI

    13 November 202510 Views
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Home
    © 2026 naradata

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.