#Hukum

POLISI TEMUKAN PENDEMO GEDUNG DPR/MPR POSITIF NARKOBA

Polda Metro Jaya merilis total ada 351 orang ditangkap usai demo yang berujung kericuhan di Gedung DPR/MPR pada Senin (25/8). Dari 351 pendemo tersebut, 155 orang berusia dewasa dan 196 orang anak di bawah umur.

“Dari 351 orang yang diamankan, itu 155 di antara dewasa kemudian 196 lainnya adalah anak. Anak ini adalah yang berusia di bawah 18 tahun,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Ade menyebut para pendemo itu diamankan karena mengganggu situasi Kamtibmas dengan cara merusak sejumlah fasilitas umum dan juga menyerang anggota kepolisian.

“Mereka secara masif melakukan perusakan fasum (fasilitas umum), kemudian melempari pengendara di jalan tol sehingga membahayakan pengguna jalan kejadian menyerang petugas,” ucapnya

Ade memastikan polisi sudah memberikan imbauan kepada massa tapi tak digubris. Maka dari itu, polisi memukul mundur massa ke berbagai arah.

“Tahapan imbauan dari Kapolres Metro Pusat sudah dilakukan. Karena tidak mengindahkan, akhirnya didorong mundur dan lain sebagainya,” ucap dia.

“Komitmen Bapak Kapolda Metro Jaya untuk memberikan pelayanan dan pengamanan yang terbaik bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pendapat,” lanjut dia.

Sebelumnya, demo yang digelar oleh pelajar dan mahasiswa itu mulanya berlangsung tertib. Tapi, menjelang siang hingga petang, kericuhan terjadi.

Dalam demo tersebut ditemukan terdapat 7 orang peserta demo yang berakhir ricuh di sekitar Gedung DPR/MPR positif Narkoba. Hal itu berdasarkan hasil tes urine terhadap 351 orang yang diamankan.

“Terhadap 351 orang yang diamankan ini juga dilakukan tes urine dengan hasil ada 7 orang yang positif, 6 di antaranya urinenya mengandung zat terkait sabu. Kemudian satu orang urinenya terkait benzodiazepine,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indardi

Ade menyebut ketujuh orang itu tergolong usia dewasa. Mereka akan diproses secara hukum yang berlaku.

“Tujuh orang ini seluruhnya dewasa. Akan ditindaklanjuti oleh Ditresnarkoba sesuai ketentuan yang berlaku dan fakta yang ditemukan,” ujarnya.

Selain itu, dalam demo itu juga terdapat 196 anak atau pelajar diamankan. Mereka selanjutnya dilakukan pembinaan. Mereka berasal dari Depok, Bogor, Bekasi dan Sukabumi.

Saat ini para pendemo anak dalam proses pemulangan ke orang tua masing-masing.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *