Close Menu
Naradata
    Berita Terkini

    BANK DUNIA PROYEKSIKAN EKONOMI RI DI ANGKA 4,7% DI 2026

    09 April 2026

    ISRAEL GEMPUR LEBANON SAAT AS-IRAN GENCATAN SENJATA, IRAN PERTANYAKAN KOMITMEN AS?

    09 April 2026

    DIMEDIASI PAKISTAN, AS DAN IRAN SEPAKAT GENCATAN SENJATA SELAMA 2 PEKAN

    09 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • BANK DUNIA PROYEKSIKAN EKONOMI RI DI ANGKA 4,7% DI 2026
    • ISRAEL GEMPUR LEBANON SAAT AS-IRAN GENCATAN SENJATA, IRAN PERTANYAKAN KOMITMEN AS?
    • DIMEDIASI PAKISTAN, AS DAN IRAN SEPAKAT GENCATAN SENJATA SELAMA 2 PEKAN
    • BGN STOP SEMENTARA OPERASIONAL 1.512 SPPG DI PULAU JAWA
    • SEMINGGU DUA KALI OTT, KPK TEGASKAN TAK ADA PENARGETAN
    • BOS PEMUDA PANCASILA DIPERIKSA KPK
    • INDONESIA HARAP IRAN, ISRAEL DAN AS PATUHI HUKUM INTERNASIONAL, MINTA AS DAN ISRAEL HENTIKAN SERANGAN KE IRAN
    • RUPIAH MELEMAH TEMBUS RP 17.000, SITUASI GLOBAL DAN LONJAKAN HARGA MINYAK PICU GEJOLAK
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Naradata
    • Berita
      • Indonesia
      • Internasional
    • Politik
      • Politik Nasional
      • Politik Internasional
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Entertainment
      • Musik
    • Sports
      • Sepakbola
      • Olahraga Lainnya
    • Lifestyle
    • More
      • Travel
      • Pendidikan
      • Makanan
      • Hukum
      • Sejarah
      • Kesehatan
    Naradata
    Home » Blog » BANK DUNIA PROYEKSIKAN EKONOMI RI DI ANGKA 4,7% DI 2026
    Indonesia

    BANK DUNIA PROYEKSIKAN EKONOMI RI DI ANGKA 4,7% DI 2026

    NaradataBy Naradata09 April 2026Tidak ada komentarMenit Baca
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di level 4,7 persen pada 2026. Angka ini lebih rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya yang sebesar 4,8 persen.

    Dalam laporan East Asia & Pacific Economic Update edisi April 2026, Bank Dunia mencatat adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Timur dan Pasifik (EAP) di luar China, dengan proyeksi pertumbuhan direvisi turun menjadi 4,1 persen dari sebelumnya 4,4 persen pada 2026.

    Bank Dunia menilai, perlambatan ekonomi di kawasan terutama dipicu oleh eskalasi perang di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga energi global. Kondisi tersebut diperkirakan turut memberikan dampak terhadap perekonomian Indonesia.

    Dalam laporan tersebut, pertumbuhan kawasan EAP diperkirakan berada di kisaran 5,0 persen pada 2025, kemudian turun menjadi 4,2 persen pada 2026, sebelum kembali naik ke sekitar 4,5 persen pada 2027. Perlambatan ini juga terlihat di China yang diproyeksikan turun dari sekitar 5 persen pada 2025 menjadi 4,2 persen pada 2026, lalu sedikit meningkat ke kisaran 4,3 persen pada 2027.

    “Yang sisa wilayah (kecuali China) kemungkinan akan melihat pertumbuhan melambat pada tahun 2026 sebelum rebound pada tahun 2027 karena ketegangan geopolitik mereda, ketidakpastian berkurang dan permintaan eksternal pulih,” tulis Bank Dunia dalam laporannya, dikutip Kamis (9/4).

    Namun, Bank Dunia menilai dampak kenaikan harga minyak global terhadap inflasi terutama di Indonesia relatif terbatas, karena tertahan oleh kebijakan subsidi serta pengaturan harga oleh pemerintah.

    “Investasi publik juga telah telah mendukung pertumbuhan (ekonomi) di Indonesia,” tulis Bank Dunia.

    Chief Economist of the East and Pacific Region World Bank, Aaditya Mattoo, menyebutkan faktor selain perang di Timur Tengah, yakni berlanjutnya pembatasan perdagangan, dan tingginya ketidakpastian kebijakan.

    Perang dan pembatasan perdagangan dinilai sebagai tekanan negatif yang signifikan, mengingat tingginya ketergantungan kawasan terhadap energi dan perdagangan. Di sisi lain, perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence menjadi faktor positif secara global.

    “Namun, terdapat kekhawatiran bahwa kawasan ini, meski sangat terpapar dampak negatif, justru belum sepenuhnya siap memanfaatkan peluang dari perkembangan positif tersebut,” ucap Aaditya dalam Media Briefing pada Rabu (8/4).

    Meski dihadapkan pada tekanan global, kawasan ini dinilai masih memiliki peluang untuk menentukan arah pertumbuhannya melalui kebijakan makroekonomi yang tepat.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Naradata

    Related Posts

    SEMINGGU DUA KALI OTT, KPK TEGASKAN TAK ADA PENARGETAN

    11 Maret 2026

    BOS PEMUDA PANCASILA DIPERIKSA KPK

    10 Maret 2026

    DPR RI KOMISI VIII MINTA KEMENHAJ SIAPKAN MITIGASI HAJI DI TENGAH PERANG IRAN-AS-ISRAEL

    06 Maret 2026
    Tinggalkan Komentar Cancel Reply

    Berita Top

    KATA MENAG: KALAU CARI UANG JANGAN JADI GURU, JADI PEDAGANG

    03 September 202550 Views

    BAMBANG PACUL LENGSER DARI KETUA DPD PDIP JATENG

    22 Agustus 202518 Views

    BREAKING NEWS! HASIL RAPAT SYURIAH MEMINTA KETUM PB NU MUNDUR TERATUR

    24 November 202516 Views

    HARGA CABAI DI JAKARTA MASIH MAHAL, MENTAN BAKAL MINTA SUPLAI PASOKAN DARI ACEH

    13 November 202515 Views
    Jangan Lewatkan
    Indonesia

    BANK DUNIA PROYEKSIKAN EKONOMI RI DI ANGKA 4,7% DI 2026

    By Naradata09 April 20260

    Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di level 4,7 persen pada 2026. Angka ini…

    ISRAEL GEMPUR LEBANON SAAT AS-IRAN GENCATAN SENJATA, IRAN PERTANYAKAN KOMITMEN AS?

    09 April 2026

    DIMEDIASI PAKISTAN, AS DAN IRAN SEPAKAT GENCATAN SENJATA SELAMA 2 PEKAN

    09 April 2026

    BGN STOP SEMENTARA OPERASIONAL 1.512 SPPG DI PULAU JAWA

    11 Maret 2026
    Ikuti Kami Terus
    • Facebook
    • Twitter
    • WhatsApp
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    NARADATA adalah perusahaan penyedia platform, layanan big data, riset dan pengolahan data yang berpengalaman dibidang publikasi, produksi content digital dan strategi komunikasi.

    Facebook X (Twitter)
    Pilihan Kami

    BANK DUNIA PROYEKSIKAN EKONOMI RI DI ANGKA 4,7% DI 2026

    09 April 2026

    ISRAEL GEMPUR LEBANON SAAT AS-IRAN GENCATAN SENJATA, IRAN PERTANYAKAN KOMITMEN AS?

    09 April 2026

    DIMEDIASI PAKISTAN, AS DAN IRAN SEPAKAT GENCATAN SENJATA SELAMA 2 PEKAN

    09 April 2026
    Berita Populer

    KATA MENAG: KALAU CARI UANG JANGAN JADI GURU, JADI PEDAGANG

    03 September 202550 Views

    BAMBANG PACUL LENGSER DARI KETUA DPD PDIP JATENG

    22 Agustus 202518 Views

    BREAKING NEWS! HASIL RAPAT SYURIAH MEMINTA KETUM PB NU MUNDUR TERATUR

    24 November 202516 Views
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Home
    © 2026 naradata

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.