Close Menu
Naradata
    Berita Terkini

    KPK TETAPKAN 6 ORANG SEBAGAI TERSANGKA KORUPSI IMPOR BARANG MEWAH, 3 ORANG PEJABAT BEA CUKAI

    06 Februari 2026

    KOMIKA PANDJI PRAGIWAKSONO DATANGI POLDA METRO JAYA KLARIFIKASI KASUS MENS REA

    06 Februari 2026

    MOODY’S INVESTORS SERVICE PANGKAS OUTLOOK RIDARI STABIL JADI NEGATIF

    06 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • KPK TETAPKAN 6 ORANG SEBAGAI TERSANGKA KORUPSI IMPOR BARANG MEWAH, 3 ORANG PEJABAT BEA CUKAI
    • KOMIKA PANDJI PRAGIWAKSONO DATANGI POLDA METRO JAYA KLARIFIKASI KASUS MENS REA
    • MOODY’S INVESTORS SERVICE PANGKAS OUTLOOK RIDARI STABIL JADI NEGATIF
    • PEMERINTAH SAMPAIKAN SISWA YANG MENINGGAL BUNUH DIRI DI NTT PENERIMA BANTUAN PIP
    • PRESIDEN KUMPULKAN PARA MANTAN MENLU RI, BAHAS SITUASI GLOBAL
    • PEMERINTAH OPTIMIS EKONOMI RI 2025 TUMBUH DI ATAS 5 PERSEN
    • KPK LAKUKAN OTT PEJABAT BEA CUKAI
    • PUTRA MANTAN PEMIMPIN LIBYA MUAMMAR KHADAFI TEWAS DITEMBAK
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Naradata
    • Berita
      • Indonesia
      • Internasional
    • Politik
      • Politik Nasional
      • Politik Internasional
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Entertainment
      • Musik
    • Sports
      • Sepakbola
      • Olahraga Lainnya
    • Lifestyle
    • More
      • Travel
      • Pendidikan
      • Makanan
      • Hukum
      • Sejarah
      • Kesehatan
    Naradata
    Home » Blog » MOODY’S INVESTORS SERVICE PANGKAS OUTLOOK RIDARI STABIL JADI NEGATIF
    Bisnis

    MOODY’S INVESTORS SERVICE PANGKAS OUTLOOK RIDARI STABIL JADI NEGATIF

    NaradataBy Naradata06 Februari 2026Tidak ada komentarMenit Baca
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Lembaga pemeringkat internasional Moody’s Investors Service memangkas outlook peringkat kredit Indonesia dari stabil menjadi negatif. Meski demikian, Moody’s tetap mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level Baa2, satu tingkat di atas batas investment grade.

    Keputusan tersebut disampaikan Moody’s usai merampungkan proses asesmen yang dilakukan melalui rangkaian kunjungan ke Indonesia pada 27–29 Januari 2026.

    Dalam periode tersebut, Moody’s berdiskusi dengan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, hingga Danantara.

    Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Deni Surjantoro, mengatakan afirmasi peringkat Baa2 tersebut menjadi penegasan bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih dinilai kuat oleh lembaga pemeringkat global.

    “Pada hari ini Lembaga Pemeringkat Kredit Moody’s Investors Service (Moody’s) merilis peringkat kredit Indonesia dengan afirmasi peringkat kredit Indonesia dipertahankan pada level Baa2 (satu tingkat di atas batas investment grade),” ujar Deni dalam keterangan resminya, Kamis (5/2).

    Menurut Deni, dalam laporannya Moody’s menekankan bahwa ketahanan ekonomi Indonesia tetap menjadi pilar utama profil kredit negara. Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) riil dinilai stabil dalam jangka menengah, ditopang kekayaan sumber daya alam serta struktur demografi yang mendukung.

    Selain itu, beban utang pemerintah disebut tetap terkendali berkat kebijakan fiskal dan moneter yang dijalankan secara prudent. Stabilitas inflasi yang terjaga dalam sasaran juga dinilai memperkuat kondisi domestik, di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tekanan.

    Moody’s juga mengapresiasi kapabilitas institusional Indonesia dalam mengelola tekanan eksternal, termasuk upaya stabilisasi nilai tukar. Faktor-faktor tersebut menjadi kekuatan utama yang menopang peringkat kredit Indonesia tetap berada di zona investment grade.

    Di sisi lain, perubahan outlook menjadi negatif mencerminkan perhatian Moody’s terhadap dinamika kebijakan ke depan. Dalam asesmennya, Moody’s menyoroti pentingnya menjaga prediktabilitas pengambilan kebijakan, kualitas komunikasi publik, serta koordinasi antarkementerian dan lembaga di tengah proses transformasi ekonomi yang tengah berjalan.

    Moody’s juga menekankan pentingnya penguatan basis penerimaan negara guna menopang belanja prioritas dan mendukung target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.

    Pemerintah, kata Deni, memahami asesmen tersebut dan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas serta mengelola berbagai potensi risiko. Pemerintah juga tengah mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi melalui perubahan fundamental dalam pengelolaan perekonomian.

    Dalam konteks ini, kehadiran Danantara dipandang sebagai mesin pertumbuhan baru yang berperan dalam pengelolaan aset dan investasi strategis guna meningkatkan produktivitas nasional. Peran APBN pun diarahkan sebagai katalis untuk menciptakan ekosistem investasi yang sehat, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    Belanja negara dioptimalkan agar menyasar langsung ke rakyat melalui berbagai program prioritas, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, peningkatan kualitas layanan kesehatan, ketahanan pangan, hingga Program Perumahan Rakyat.

    Pemerintah juga menegaskan sinergi kebijakan fiskal dengan Bank Indonesia serta optimalisasi peran Danantara akan terus diperkuat untuk menjaga stabilitas harga, nilai tukar, dan pasar keuangan.

    Dengan konsistensi kebijakan tersebut, pemerintah optimistis kinerja ekonomi nasional akan terus membaik. Indikasi pemulihan ekonomi telah terlihat sejak Semester II 2025, yang tercermin dari berbagai indikator makro yang menguat. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan IV 2025 tercatat mencapai 5,39 persen, melampaui ekspektasi pasar.

    Ke depan, pemerintah meyakini peningkatan konsumsi rumah tangga serta investasi di berbagai sektor akan menjadi sinyal menguatnya kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia, sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan.

    Sebelumnya, Moody’s Investors Service menetapkan peringkat kredit atau sovereign credit rating (SCR) Indonesia pada level Baa2 dengan outlook stabil. Moody’s menilai ekonomi Indonesia tetap resilien, didukung pertumbuhan ekonomi yang solid serta kredibilitas kebijakan moneter dan fiskal yang terjaga.

    Kekuatan ekonomi nasional juga dinilai bertumpu pada keunggulan sumber daya alam dan bonus demografis. Permintaan domestik yang kuat, khususnya dari konsumsi rumah tangga dan investasi, diproyeksikan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 dan 2026.

    Selain itu, keberlanjutan kebijakan untuk meningkatkan daya saing sektor manufaktur dan komoditas dinilai berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan nasional secara berkelanjutan.

    Moody’s juga menyebut penguatan pendapatan pemerintah, fleksibilitas fiskal, peningkatan daya saing ekonomi, serta pendalaman pasar keuangan sebagai faktor-faktor yang berpotensi membuka peluang peningkatan peringkat kredit Indonesia di masa mendatang.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Naradata

    Related Posts

    PEMERINTAH OPTIMIS EKONOMI RI 2025 TUMBUH DI ATAS 5 PERSEN

    05 Februari 2026

    PURBAYA PEDE SEBUT EKONOMI TERJAGA DAN PAJAK JANUARI 2026 NAIK 30 PERSEN

    04 Februari 2026

    OJK DUKUNG POLRI UNGKAP PRAKTIK SAHAM GORENGAN

    03 Februari 2026
    Tinggalkan Komentar Cancel Reply

    Berita Top

    KATA MENAG: KALAU CARI UANG JANGAN JADI GURU, JADI PEDAGANG

    03 September 202529 Views

    WASPADA MODUS BARU TERORISME: DOKTRIN ANAK MUDA LEWAT GAME ONLINE

    21 November 202512 Views

    BREAKING NEWS! HASIL RAPAT SYURIAH MEMINTA KETUM PB NU MUNDUR TERATUR

    24 November 202511 Views

    PRABOWO TURUN TANGAN SELESAIKAN MASALAH 2 GURU YANG DIPECAT DAN DIHUKUM KARENA BANTU HONORER YANG TAK DIGAJI

    13 November 202510 Views
    Jangan Lewatkan
    Hukum

    KPK TETAPKAN 6 ORANG SEBAGAI TERSANGKA KORUPSI IMPOR BARANG MEWAH, 3 ORANG PEJABAT BEA CUKAI

    By Naradata06 Februari 20260

    KPK menjerat enam orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dalam importasi barang. Tiga di…

    KOMIKA PANDJI PRAGIWAKSONO DATANGI POLDA METRO JAYA KLARIFIKASI KASUS MENS REA

    06 Februari 2026

    MOODY’S INVESTORS SERVICE PANGKAS OUTLOOK RIDARI STABIL JADI NEGATIF

    06 Februari 2026

    PEMERINTAH SAMPAIKAN SISWA YANG MENINGGAL BUNUH DIRI DI NTT PENERIMA BANTUAN PIP

    05 Februari 2026
    Ikuti Kami Terus
    • Facebook
    • Twitter
    • WhatsApp
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    NARADATA adalah perusahaan penyedia platform, layanan big data, riset dan pengolahan data yang berpengalaman dibidang publikasi, produksi content digital dan strategi komunikasi.

    Facebook X (Twitter)
    Pilihan Kami

    KPK TETAPKAN 6 ORANG SEBAGAI TERSANGKA KORUPSI IMPOR BARANG MEWAH, 3 ORANG PEJABAT BEA CUKAI

    06 Februari 2026

    KOMIKA PANDJI PRAGIWAKSONO DATANGI POLDA METRO JAYA KLARIFIKASI KASUS MENS REA

    06 Februari 2026

    MOODY’S INVESTORS SERVICE PANGKAS OUTLOOK RIDARI STABIL JADI NEGATIF

    06 Februari 2026
    Berita Populer

    KATA MENAG: KALAU CARI UANG JANGAN JADI GURU, JADI PEDAGANG

    03 September 202529 Views

    WASPADA MODUS BARU TERORISME: DOKTRIN ANAK MUDA LEWAT GAME ONLINE

    21 November 202512 Views

    BREAKING NEWS! HASIL RAPAT SYURIAH MEMINTA KETUM PB NU MUNDUR TERATUR

    24 November 202511 Views
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Home
    © 2026 naradata

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.