Close Menu
Naradata
    Berita Terkini

    DPR RI KOMISI VIII MINTA KEMENHAJ SIAPKAN MITIGASI HAJI DI TENGAH PERANG IRAN-AS-ISRAEL

    06 Maret 2026

    SELAT HORMUZ DITUTUP, HARGA PANGAN DUNIA TERANCAM NAIK

    06 Maret 2026

    TRUMP TETAP INGIN PERANG, IRAN TEGASKAN SIAP HADAPI INVASI AS

    06 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • DPR RI KOMISI VIII MINTA KEMENHAJ SIAPKAN MITIGASI HAJI DI TENGAH PERANG IRAN-AS-ISRAEL
    • SELAT HORMUZ DITUTUP, HARGA PANGAN DUNIA TERANCAM NAIK
    • TRUMP TETAP INGIN PERANG, IRAN TEGASKAN SIAP HADAPI INVASI AS
    • 2 KAPAL TANKER PERTAMINA TERJEBAK DI SELAT HORMUZ, BAHLIL AMBIL LANGKAH NEGOSIASI
    • PRESIDEN UNDANG MUI SILATURAHMI DAN BUKA PUASA SORE INI
    • TAK HADIRI UNDANGAN PRESIDEN PRABOWO, MEGAWATI TITIP PESAN BELA IRAN DAN PALESTINA
    • IRAN BANTAH SERANG KILANG MINYAK SAUDI ARAMCO
    • HARGA MINYA MENTAH NAIK 4,7 PERSEN, IMBAS PERANG, REKOR TERTINGGI SEJAK JANUARI 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Naradata
    • Berita
      • Indonesia
      • Internasional
    • Politik
      • Politik Nasional
      • Politik Internasional
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Entertainment
      • Musik
    • Sports
      • Sepakbola
      • Olahraga Lainnya
    • Lifestyle
    • More
      • Travel
      • Pendidikan
      • Makanan
      • Hukum
      • Sejarah
      • Kesehatan
    Naradata
    Home » Blog » WARGA NU ADAKAN MUBES DI CIGANJUR: SERUKAN TOLAK INTERVENSI EKSTERNAL
    Indonesia

    WARGA NU ADAKAN MUBES DI CIGANJUR: SERUKAN TOLAK INTERVENSI EKSTERNAL

    NaradataBy Naradata22 Desember 2025Tidak ada komentarMenit Baca
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Warga Nahdlatul Ulama (NU) dari berbagai daerah menggelar Musyawarah Besar (Mubes) Warga NU di kediaman Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Ciganjur, Jakarta Selatan, Minggu (21/12). Mubes ini mengusung tema Mengembalikan NU kepada Jamaah untuk Kemaslahatan Bangsa dan Kelestarian Alam.

    Steering Committee (SC) Mubes NU 2025 Achmad Munjid, mengatakan forum ini menyerukan pentingnya keterbukaan organisasi terhadap aspirasi murni dari bawah. Forum juga menolak segala bentuk intervensi eksternal dalam dinamika internal NU.

    “Seperti disampaikan di awal, ini adalah musyawarah warga nahdliyin ketika PBNU mengalami polarisasi akibat kontestasi antara Rais Aam dan Ketua Umum. Keberpihakan kami adalah kepada jamaah, kemaslahatan NU bagi warganya dan bangsa. Apa yang kami sampaikan hari ini bahkan bukan soal siapa yang salah atau siapa yang benar, bukan penghakiman, dan bukan kubu-kubuan,” tegas Munjid dalam konferensi pers di kediaman Gus Dur, Jakarta Selatan, Minggu (21/12).

    Suasana Musyawarah Besar Warga NU di Pesantren Ciganjur, Jakarta Selatan, Minggu (21/12/2025). Foto: Humas NU

    Mubes menilai dinamika yang terjadi di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) belakangan ini berpotensi mengalihkan energi NU dari khidmah utamanya, seperti pemberdayaan umat, pendidikan, layanan sosial, hingga menghadirkan kemaslahatan bagi umat, bangsa, dan alam.

    Oleh sebab itu, peserta Mubes menyampaikan seruan moral sebagai berikut:

    1. Kami mendukung para masyâyikh dan syaikhât, baik dalam jajaran Mustasyar PBNU maupun di pesantren, khususnya hasil Musyawarah Kubro Alim Ulama dan Sesepuh NU di Lirboyo, terkait resolusi konflik, pemulihan keteduhan organisasi, dan pengembalian NU kepada jamaah demi kemaslahatan bangsa dan kelestarian alam. Selain mendukung penuh, kami juga meminta pihak-pihak yang berkonflik untuk sam’an wa tha’atan demi menyelamatkan masa depan NU.

    2. Berdasarkan kaidah dar’ul mafâsidi muqaddamun ‘alâ jalbil mashâlihi, demi mencegah polarisasi berkepanjangan, menghindari persengketaan di meja hukum, serta memastikan NU memiliki kepemimpinan yang stabil dan disepakati bersama, kami menyeru percepatan pelaksanaan Muktamar ke-35 NU. Agar memiliki kekuatan hukum yang sah dan kuat, Muktamar ke-35 diselenggarakan dan disahkan oleh Rais Aam dan Ketua Umum mandataris Muktamar ke-34 Lampung, serta dilaksanakan oleh Panitia Muktamar yang direkomendasikan oleh Mustasyar PBNU. Apabila percepatan Muktamar tidak tercapai, maka diselenggarakan Muktamar Luar Biasa (MLB) sesuai ketentuan AD/ART. Seluruh persoalan yang selama ini diperdebatkan dibahas dan diselesaikan dalam Muktamar mendatang, sehingga akuntabilitas dan transparansi dapat diwujudkan secara jujur.

    3. Demi kemaslahatan jam’iyyah NU di masa mendatang dan membuka jalan lahirnya kepemimpinan baru yang mampu menjembatani perbedaan serta memulihkan keutuhan jam’iyyah, kami menyeru para muktamirin untuk tidak memilih pihak-pihak yang terlibat dalam konflik yang terjadi, serta mendorong lahirnya pimpinan yang berintegritas dan berakhlakul karimah, mengabdikan seluruh waktunya untuk NU, serta tidak memiliki konflik kepentingan (conflict of interest) dengan institusi lain, baik kepentingan ekonomi, bisnis, politik, sosial, maupun institusi keagamaan lainnya.

    4. Jabatan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU hendaknya ditetapkan dan dikembalikan pada mekanisme kearifan para masyâyikh dan syaikhât secara partisipatoris dan berjenjang dari struktur paling bawah, bersih dari politik uang dan intervensi pihak luar, serta mengutamakan pendekatan spiritual, musyawarah untuk mufakat, dan adab Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyyah.

    5. Dalam sejarahnya, NU telah terbukti mampu menyelesaikan masalahnya sendiri dengan caranya sendiri secara independen. Oleh karena itu, kami menyeru semua pihak untuk menjaga agar tidak terjadi intervensi dari pihak manapun di luar NU, baik institusi negara maupun non-negara.

    6. Program NU ke depan harus menegaskan kembali independensi jam’iyyah, berpijak pada kekuatan jamaah, berprinsip mabâdi’ khaira ummah, tidak merusak alam (fiqh al-bi’ah), serta berorientasi pada kemaslahatan umat, kemajuan bangsa, dan martabat manusia. NU harus menjadi ruang khidmah yang terbuka dan memberdayakan sumber daya manusia unggul warga NU tanpa terkecuali dalam mewujudkan program.

    7. Untuk menjaga marwah dan independensi Nahdlatul Ulama serta menghindari mafsadat, konsesi tambang yang diberikan kepada NU agar dikembalikan kepada negara. Sikap ini sejalan dengan hasil Muktamar ke-33 NU di Jombang pada 2015 yang menegaskan keharaman praktik pertambangan yang merusak lingkungan dan mengancam kemaslahatan masyarakat.

    8. Sebagai khidmah NU bagi bangsa, NU perlu segera merespons berbagai situasi kebangsaan dan kerakyatan dengan keberpihakan tegas kepada mustadl’afin. Untuk itu, PBNU perlu mendesak pemerintah menetapkan status bencana ekologi nasional di Sumatra. PBNU juga perlu menuntut pembebasan tahanan politik peristiwa Agustus 2025 dan persoalan-persoalan kerakyatan lainnya sebagai pemenuhan hak bersuara dan berpendapat, peneguhan kedaulatan rakyat, penegakan demokrasi, serta penghormatan hak asasi manusia.

    9. Kami mengajak seluruh warga NU, PWNU, PCNU, MWCNU, hingga Ranting NU untuk tidak larut dalam ketegangan elite, senantiasa menjaga ukhuwwah nahdliyyah, merawat kesantunan, serta terus menjalankan khidmah masing-masing. Ketenteraman akar rumput merupakan benteng keutuhan NU serta fondasi peradaban rahmatan lil ‘alamin, keadilan sosial, dan jihad lingkungan (fiqh al-bi’ah).

    Kegiatan ini diikuti 213 peserta dari berbagai daerah dan dihadiri sejumlah tokoh, antara lain Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), dr. Umar Wahid, Alissa Wahid, Inayah Wahid, Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Abdul A’la.

    Forum ini digagas oleh Lukman Hakim Saifuddin, Marzuki Wahid, Achmad Munjid, Helmi Ali, Inayah Wahid, Masrucha, Cici Farhah, Maya Dina, Nur Rofiah, dan Hakim Jayli.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Naradata

    Related Posts

    DPR RI KOMISI VIII MINTA KEMENHAJ SIAPKAN MITIGASI HAJI DI TENGAH PERANG IRAN-AS-ISRAEL

    06 Maret 2026

    PRESIDEN UNDANG MUI SILATURAHMI DAN BUKA PUASA SORE INI

    05 Maret 2026

    TAK HADIRI UNDANGAN PRESIDEN PRABOWO, MEGAWATI TITIP PESAN BELA IRAN DAN PALESTINA

    05 Maret 2026
    Tinggalkan Komentar Cancel Reply

    Berita Top

    KATA MENAG: KALAU CARI UANG JANGAN JADI GURU, JADI PEDAGANG

    03 September 202531 Views

    BREAKING NEWS! HASIL RAPAT SYURIAH MEMINTA KETUM PB NU MUNDUR TERATUR

    24 November 202513 Views

    WASPADA MODUS BARU TERORISME: DOKTRIN ANAK MUDA LEWAT GAME ONLINE

    21 November 202512 Views

    PENEMBAK SATPAM DI CAKUNG AKHIRNYA DI RINGKUS POLISI

    10 November 202512 Views
    Jangan Lewatkan
    Indonesia

    DPR RI KOMISI VIII MINTA KEMENHAJ SIAPKAN MITIGASI HAJI DI TENGAH PERANG IRAN-AS-ISRAEL

    By Naradata06 Maret 20260

    Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang meminta pemerintah menyiapkan berbagai langkah mitigasi penyelenggaraan ibadah haji…

    SELAT HORMUZ DITUTUP, HARGA PANGAN DUNIA TERANCAM NAIK

    06 Maret 2026

    TRUMP TETAP INGIN PERANG, IRAN TEGASKAN SIAP HADAPI INVASI AS

    06 Maret 2026

    2 KAPAL TANKER PERTAMINA TERJEBAK DI SELAT HORMUZ, BAHLIL AMBIL LANGKAH NEGOSIASI

    05 Maret 2026
    Ikuti Kami Terus
    • Facebook
    • Twitter
    • WhatsApp
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    NARADATA adalah perusahaan penyedia platform, layanan big data, riset dan pengolahan data yang berpengalaman dibidang publikasi, produksi content digital dan strategi komunikasi.

    Facebook X (Twitter)
    Pilihan Kami

    DPR RI KOMISI VIII MINTA KEMENHAJ SIAPKAN MITIGASI HAJI DI TENGAH PERANG IRAN-AS-ISRAEL

    06 Maret 2026

    SELAT HORMUZ DITUTUP, HARGA PANGAN DUNIA TERANCAM NAIK

    06 Maret 2026

    TRUMP TETAP INGIN PERANG, IRAN TEGASKAN SIAP HADAPI INVASI AS

    06 Maret 2026
    Berita Populer

    KATA MENAG: KALAU CARI UANG JANGAN JADI GURU, JADI PEDAGANG

    03 September 202531 Views

    BREAKING NEWS! HASIL RAPAT SYURIAH MEMINTA KETUM PB NU MUNDUR TERATUR

    24 November 202513 Views

    WASPADA MODUS BARU TERORISME: DOKTRIN ANAK MUDA LEWAT GAME ONLINE

    21 November 202512 Views
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Home
    © 2026 naradata

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.