Close Menu
Naradata
    Berita Terkini

    DPR RI KOMISI VIII MINTA KEMENHAJ SIAPKAN MITIGASI HAJI DI TENGAH PERANG IRAN-AS-ISRAEL

    06 Maret 2026

    SELAT HORMUZ DITUTUP, HARGA PANGAN DUNIA TERANCAM NAIK

    06 Maret 2026

    TRUMP TETAP INGIN PERANG, IRAN TEGASKAN SIAP HADAPI INVASI AS

    06 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • DPR RI KOMISI VIII MINTA KEMENHAJ SIAPKAN MITIGASI HAJI DI TENGAH PERANG IRAN-AS-ISRAEL
    • SELAT HORMUZ DITUTUP, HARGA PANGAN DUNIA TERANCAM NAIK
    • TRUMP TETAP INGIN PERANG, IRAN TEGASKAN SIAP HADAPI INVASI AS
    • 2 KAPAL TANKER PERTAMINA TERJEBAK DI SELAT HORMUZ, BAHLIL AMBIL LANGKAH NEGOSIASI
    • PRESIDEN UNDANG MUI SILATURAHMI DAN BUKA PUASA SORE INI
    • TAK HADIRI UNDANGAN PRESIDEN PRABOWO, MEGAWATI TITIP PESAN BELA IRAN DAN PALESTINA
    • IRAN BANTAH SERANG KILANG MINYAK SAUDI ARAMCO
    • HARGA MINYA MENTAH NAIK 4,7 PERSEN, IMBAS PERANG, REKOR TERTINGGI SEJAK JANUARI 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Naradata
    • Berita
      • Indonesia
      • Internasional
    • Politik
      • Politik Nasional
      • Politik Internasional
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Entertainment
      • Musik
    • Sports
      • Sepakbola
      • Olahraga Lainnya
    • Lifestyle
    • More
      • Travel
      • Pendidikan
      • Makanan
      • Hukum
      • Sejarah
      • Kesehatan
    Naradata
    Home » Blog » PRABOWO SALURKAN SMART TV KE RIBUAN SEKOLAH, PAKAR BERI KOMENTAR
    Pendidikan

    PRABOWO SALURKAN SMART TV KE RIBUAN SEKOLAH, PAKAR BERI KOMENTAR

    NaradataBy Naradata15 September 2025Tidak ada komentarMenit Baca
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Pemerintah RI menargetkan setiap ruang kelas di Indonesia akan mendapatkan Smart TV. Tahun ini, penerima program direncanakan menargetkan sebanyak 330 ribu sekolah. Program tersebut dilakukan untuk membantu anak-anak di wilayah 3T agar dapat mengikuti pembelajaran dari guru-guru terbaik secara virtual.

    Prof Dr Tuti Budirahayu Dra MSi, Pakar sosiologi pendidikan Universitas Airlangga (Unair), memberikan komentar terkait program tersebut, Ia menilai bahwa inisiatif pemerintah memiliki potensi positif, namun kebermanfaatan jangka panjangnya juga harus tetap melewati kajian mendalam.

    “Kalau bicara dalam konteks kebaikan, ya, saya rasa baik. Tapi kemanfaatannya itu yang harus dilihat. Apakah infrastruktur internet di desa sudah siap, apakah guru-guru yang mengoperasikan itu sudah paham teknologi dengan baik, lalu bagaimana metode pembelajaran yang tepat dalam memanfaatkan perangkat itu,” ujar Prof Tuti

    Meski di beberapa perguruan tinggi telah menggunakan televisi pintar, namun Prof Tuti menyebut penggunaan perangkat itu sekadar merupakan variasi dalam media pembelajaran.

    Menurutnya, kebijakan digitalisasi pendidikan tidak bisa hanya berhenti pada distribusi perangkat. Ia mengingatkan bahwa persoalan utama pendidikan di Indonesia masih terletak pada minimnya literasi pengetahuan.

    “Kalau itu sekadar alat bantu, tentu saja tidak menyelesaikan masalah. Yang perlu adalah bagaimana sumber daya manusianya dan bagaimana infrastruktur bisa bersinergi untuk meningkatkan kualitas siswa. Kalau tidak, kebijakan ini hanya jadi semacam reformasi kosmetik, sekadar untuk memperindah saja,” jelasnya.

    Ia pun menekankan pentingnya asesmen kebutuhan sebelum penyaluran perangkat. Distribusi yang masif tanpa kajian, menurutnya rentan menimbulkan masalah baru, termasuk potensi penyimpangan. Lebih jauh, Prof Tuti menilai bahwa digitalisasi dalam pendidikan memang tak terelakkan. Untuk itu, perlu porsi yang sesuai dengan jenjang pendidikan.

    “Murid SD tentu berbeda kebutuhannya dengan SMP atau SMA. Semakin tinggi jenjang pendidikan, mungkin kebutuhan teknologi digital semakin besar. Tapi sekali lagi, tetap harus ada kajian yang mendalam. Tidak bisa begitu saja membuat suatu kebijakan. Jadi memang harus diperhatikan kebutuhannya,” ucap Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik itu.

    Prof Tuti menyoroti pula perihal pentingnya literasi digital, mengingat penggunaan teknologi kini masih banyak didominasi untuk hiburan semata. Menurutnya, jika media digital dapat berfungsi optimal untuk pembelajaran, maka manfaatnya bisa terasa lebih nyata oleh peserta didik.

    Terkait rencana menghadirkan guru-guru terbaik secara virtual ke pelosok negeri, Prof Tuti menyarankan agar pemerintah tidak bekerja sendiri, melainkan menggandeng berbagai lembaga yang telah memiliki pengalaman dalam pendidikan berbasis jaringan.

    “Pengalaman-pengalaman itu bisa dijadikan good practices dengan mengadopsi model pembelajaran digital yang sudah ada lalu kita kembangkan. Jangan hanya memberi perangkat, tapi tidak digunakan hingga akhirnya sia-sia,” imbuhnya.

    Ke depan, ia berharap program digitalisasi pendidikan disertai dengan kajian komprehensif dan cetak biru yang jelas agar benar-benar mampu mengurangi kesenjangan pendidikan di Indonesia.

    “Perlu ada kerangka kerja yang jelas, mulai dari pemenuhan sarana prasarana, pengembangan kurikulum, hingga integrasi dengan model pendidikan lain. Dengan begitu, cita-cita menghadirkan pendidikan berkualitas untuk seluruh anak bangsa bisa tercapai,” tutupnya.

    #prabowo
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Naradata

    Related Posts

    PRESIDEN PRABOWO GELAR SILATURAHMI DENGAN MANTAN PRESIDEN,WAPRES DAN KETUM PARPOL

    04 Maret 2026

    SURVEY INDIKATOR TUNJUKKAN 79,9% MASYARAKAT PUAS DENGAN KINERJA PRESIDEN PRABOWO

    09 Februari 2026

    PRESIDEN TARGETKAN 2029 KEMISKINAN EKSTREM DI RI HILANG

    13 Januari 2026
    Tinggalkan Komentar Cancel Reply

    Berita Top

    KATA MENAG: KALAU CARI UANG JANGAN JADI GURU, JADI PEDAGANG

    03 September 202531 Views

    BREAKING NEWS! HASIL RAPAT SYURIAH MEMINTA KETUM PB NU MUNDUR TERATUR

    24 November 202513 Views

    WASPADA MODUS BARU TERORISME: DOKTRIN ANAK MUDA LEWAT GAME ONLINE

    21 November 202512 Views

    PENEMBAK SATPAM DI CAKUNG AKHIRNYA DI RINGKUS POLISI

    10 November 202512 Views
    Jangan Lewatkan
    Indonesia

    DPR RI KOMISI VIII MINTA KEMENHAJ SIAPKAN MITIGASI HAJI DI TENGAH PERANG IRAN-AS-ISRAEL

    By Naradata06 Maret 20260

    Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang meminta pemerintah menyiapkan berbagai langkah mitigasi penyelenggaraan ibadah haji…

    SELAT HORMUZ DITUTUP, HARGA PANGAN DUNIA TERANCAM NAIK

    06 Maret 2026

    TRUMP TETAP INGIN PERANG, IRAN TEGASKAN SIAP HADAPI INVASI AS

    06 Maret 2026

    2 KAPAL TANKER PERTAMINA TERJEBAK DI SELAT HORMUZ, BAHLIL AMBIL LANGKAH NEGOSIASI

    05 Maret 2026
    Ikuti Kami Terus
    • Facebook
    • Twitter
    • WhatsApp
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    NARADATA adalah perusahaan penyedia platform, layanan big data, riset dan pengolahan data yang berpengalaman dibidang publikasi, produksi content digital dan strategi komunikasi.

    Facebook X (Twitter)
    Pilihan Kami

    DPR RI KOMISI VIII MINTA KEMENHAJ SIAPKAN MITIGASI HAJI DI TENGAH PERANG IRAN-AS-ISRAEL

    06 Maret 2026

    SELAT HORMUZ DITUTUP, HARGA PANGAN DUNIA TERANCAM NAIK

    06 Maret 2026

    TRUMP TETAP INGIN PERANG, IRAN TEGASKAN SIAP HADAPI INVASI AS

    06 Maret 2026
    Berita Populer

    KATA MENAG: KALAU CARI UANG JANGAN JADI GURU, JADI PEDAGANG

    03 September 202531 Views

    BREAKING NEWS! HASIL RAPAT SYURIAH MEMINTA KETUM PB NU MUNDUR TERATUR

    24 November 202513 Views

    WASPADA MODUS BARU TERORISME: DOKTRIN ANAK MUDA LEWAT GAME ONLINE

    21 November 202512 Views
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Home
    © 2026 naradata

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.